Oleh : Moh. Homaidi*
Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC).
Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember.
Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya.
Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman.
Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dari SD Integral Al-Fattah Kota Batu ada 16 Siswa dan 5 guru pendamping.
Mendengar jawaban tersebut, si bapak ini menanggapi dengan kaget. Luar biasa SD Integral Al-Fattah ini sebab menurunkan para guru hingga Kepala Sekolah turun langsung mendampingi ananda, salutnya.
"Aku pak berangkat sendiri, sekolah tidak ikut-ikutan, info terkait JMSC pun aku dapat dari sekolah yang lain", sesalnya.
"Dan aku berharap semoga di sekolah anakku juga bisa seperti SD Integral Al-Fattah Kota Batu, sergep menangkap kompetisi dan siap mendampingi", harapnya.
Sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada wali murid, SDIA/lembaga mensuport penuh terhadap Siswa/i yang memiliki talent.
Alhamdulillah dari 16 ananda, 1 meraih perak, 1 perunggu, dan selebihnya merit.
Semangat terus anak-anak hebat, dambaan orang tua. Jangan bosan menularkan kebaikan kepada khlayak ramai.[]
*Pemerhati Sosial dan Pendidik_Kota Batu


Komentar
Posting Komentar