Langsung ke konten utama

CARA BERTAUHID ALA MANHAJ NUBUWAH





Oleh : Moh. Humaidi, M.Pd


Akhir-akhir ini banyak orang yang disorientasi hidupnya, mereka berlomba-lomba menumpuk harta serasa mau hidup seribu tahun lagi, rentan tidak saling sapa antar saudara dan nyaris baku hantam, kursi kekuasaan menjadi rebutan, mereka lupa siapa dirinya, dari mana dia berasal dan kemana dia akan dikembalikan?

Kenapa demikian? Karena mereka salah memahami konsep dasar dalam bertauhid.
Ternyata Allah SWT telah mengajarkan kita cara bertauhid yang benar sebagaimana termaktub dalam firman-Nya :

Bacalah, dengan menyebut tuhan yang telah menciptkan, dialah yang menciptakan manusia dari segumpal daging, bacalah dan tuhanmu yang mulia, dialah yang mengajarkan manusia dengan pelantara qolam, dialah yang mengajar manusia terhadap apa yang belum mereka ketahui. (Q.S. Al- 'Alq : 1-5)

Kandungan surah Al -'Alaq ini adalah tentang konsep berauhid (Mengenal Tuhan).

Bagaimana cara bertauhid yang benar? ialah  dengan cara beriqra' atau membaca, dalam makna lain menganalisa, memahami, dan mengambil ibrah.

Lalu bagaimana cara beriqro' yang benar?
Ada dua cara  beriqro'/membaca, yaitu.

Pertama : Dengan mengenal Allah SWT. Siapa Allah, dia Adalah dzat yang menciptakan dan yang mengajari/memberi 'ilmu kpd manusia. Sehingga manusia mampu mengenal tuhannya yang terkandung dalam kalimat Tahid
لااله الا الله

Kedua : Cara manusia mengenal jati dirinya dengan dari mana dia diciptakan, Dan dia belum tahu apa-apa, berawal dari lemah. Dari sini dia akan sadar siapa yang menciptkan dirinya untuk apa dia dicipta? Dan akan kemana dia akan kembali?, dengan cara beriqro' ini dia akan mengerti, bahwa sebaik-baik tempat kembali adalalah Allah SWT. Yakni kembali dengan kalimat.
لااله الا الله

Ketika cara bertauhid ini kita pahami dan kuasai, maka dengan sendirinya sifat thowa'/sombong, dan angkuh terkikis secara perlahan.

Maka sudah barang tentu, kita akan menjadi insan yang mulia, lisan dan adabnya penuh hikmah dan bermana. 

الله اعلم والمستعان

* Ketua Pengkaderan Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, Pendidik YPI Al Fattah Batu, Dan Da'i

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panen Medali, Siswa/i SD Integral Al-Fattah Ikuti Final Hidayatullah Festival (Hifest) Se Jawa-Bali

  Kota Batu : SD Integral Al-Fattah (SDIA) kembali panen prestasi pada ajang final Hidayatullah Festival (Hifest) Sabtu, (10/1/2026). Tahun ini 44 Siswa/i SD Integral Al-Fattah lolos mengikuti final Hifest se Jawa-Bali di Surabaya. Adapun lomba yang diikuti bervariatif, mulai bidang Matematika, IPA, IPS, PAI, sampai Bahasa (Inggris dan Arab). Dalam rangka mempermudah pengendalian Siswa/i baik ketika diperjalanan maupun di arena perlombaan, maka kegiatan finalis kali ini didampingi oleh enam Guru. 2 Ustadz, dan 4 Ustadzah. Usaha tidak menghianati hasil, alhamdulillah atas izin Allah Siswa/i SDIA panen 25 medali dari 44 finalis, dengan rincian sebagai berikut : bidang Matematika peraih Perunggu , Mauza Hafidz (Kelas 1), Attarayan (Kelas 1), Alfareezi Farzan (Kelas 2), Aqila Zahra (Kelas 5) dan Emas,  Adillia Sinar (Kelas 4). Pada bidang Bahasa Inggris peraih Perunggu , ananda Gavin Arsenia (Kelas 2), Sandra Qirani (Kelas 3), Arfadhia Farhan (Kelas 4), Nadhif Maulana Tsaqif (Kela...

DPD HIDAYATULLAH KOTA BATU, LAKSANAKAN MUSYAWARAH DAERAH KE IV

  Kota Batu: Hidayatullah Kota Batu melaksanakan Musyawarah Daerah Hidayatullah (Musda) ke IV pada Kamis, (8/01/2026). Kegiatan yang bertempat di Joglo Villa W" bapak Wandoyo, sebagai wali murid SD Integral Al-Fattah, dan jama'ah Hidayatullah plus sponsor pada Musda kali ini. "Demi dakwah dan perjuangan Islam saya persilahkan Villa dan Joglonya untuk ditempati". Tuturnya. Kegiatan Musda ke IV kali ini dihadiri Orpen Mushida, Pemhida dan tokoh masyarakat, hadir juga para kepala unit usaha dibawah naungan DPD Hidayatullah diantaranya, YPI Al-Fattah, Ma'had Hidayatullah Kota Batu (Mahaba) dan MI Alam Luqmanul Hakim (Millah). Hadir pula pada kegiatan ini Anggota Murabbi Wilayah Hidayatullah Jawa Timur yang diwikili oleh Ustadz Baihaqi Abdullah Wahib, LC dan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur Ustadz Abdullah Ridho A. Adapun tema yang diangkat pada Musda ke IV kali ini adalah "Meneguhkan Jatidiri, Menumbuhkan Kemandirian & Menebar Kebermanfa'atan...

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...