Langsung ke konten utama

KEBERSAMAAN MENGUATKAN IMAN DAN IMUN

 


Oleh : Moh. Homaidi*

Batu- Pada Hari Sabtu, 03/12 Ustadz/ah SD Integral Al-Fattah melaksanakan outbound di Lumbung Desa, yang terletak di Desa Tulungrejo yang di kelola oleh perangkat Desa, salah satu wali murid kelas lima banin.

Suasana cerah menyinari gedung putih berbalut warna merah, tampak gagah dan kokoh di tengah kebun jeruk dan kebun bunga. SD Integral Al-Fattah menggoda mata yang melihatnya, hal ini menambah semangat Ustadz/ah yang hadir karena sengaja berkumpul di lapangan menuju tempat outbound. 

Berangkat secara bersama-sama, ada yang bawa mobil dan motor. Sampailah rombongan tersebut di tempat yang di tuju. Sambutan, sapa dan salam salah seorang Wali Murid di pintu gerbang masuk, sesaat rombongan tiba. Hal ini menambah kehangatan dan semangat kebersamaan.

Kegiatan yang diawali dengan kordinasi, dilanjutkan outbound bersama, dengan teknis bermain berkelompok. Bertujuan menumbuhkan kebersamaan dan mencairkan suasana dan mendatangkan kegembiraan.

Homaidi, sapaan akrabnya ikut juga pada kegiatan tersebut. Pemuda kelahiran Madura tersebut menyampaikan di sela-sela kegiatan, bahwa tujuan diadakan kegiatan ini ialah, untuk menambah rasa kebersamaan, kekuatan iman dan imun. Kepala Sekolah tersebut menegaskan, Kenapa demikian? Karena dengan kebersamaan akan tumbuh saling mengingatkan, dan menyehatkan, yaitu bebas dari curiga dan sangka. Karena sumber penyakit itu adalah hati. 

Kegiatan ini di pelopori oleh Tim Kesiswaan, yang sediakala menyiapkan program outbond dan di suport oleh Sekolah. 

Waka Kesiswaan, berharap kegiatan outbond seperti ini, senantiasa diadakan, walau tidak jauh-jauh dari Sekolah, karena sedianya Kota Batu adalah destinasi Kota Wisata. Banyak Ustadz/ah yang belum tahu, guyonannya, diiringi dengan semangat tawa. 

Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, tanpa suatu halangan apapun. Hingga tiba waktu dhuhur. Kegiatan dihentikan, ishoma (Sholat berjama'ah) dan ditutup dengan makan bersama.


Tadabbur

Seyogyanya kita sebagai Ummat Islam saling menguatkan antara satu dengan yang lain. Baik dalam perkara iman, kebaikan, saling mengingatkan, dan saling menasehati lewat kebersamaan.

Karena runtuhnya sebuah peradaban itu, jika ada titik noda kebencian dalam hati. Ummat akan tercerai berai, tidak peduli terhadap sesama. Karena pada dasarnya persaudaraan non Muslim sangat kuat, kuat ingin menghancurkan peradaban Islam.

Hal ini Allah tegaskan dalam Firman-Nya.

Dan orang-orang yang kafir, sebagian mereka melindungi sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah (saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar, (al-Anfal: 73)

Ayat tersebut mengingatkan kita, agar senantiasa memupuk rasa ingin memiliki antara satu dengan yang lain, melindungi, dan menghargai. Semoga bermanfa'at.[]

*Guru SD Integral Al-Fattah Kota Batu




Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...

Mulia Dengan Berbakti Kepada Orang Tua

  Oleh : Moh. Homaidi * Seorang Ustadz yang santun dalam penyampaian nasehat dan senantiasa menyentuh hati. Suatu ketika beliau bercerita kepada jama'ah bahwa dua pekan sebelum ramadhan, ada seorang temannya datang dan bercerita. Bahwa ada salah satu anak buahnya di tingkat pemerintah, ia sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tiba-tiba mengajukan resign. Melihat dan mendengar surat pemunduran diri bawahannya si pemimpin kaget dan panik. Lantas si pemimpin bertanya kenapa mau mundur, apakah ada masalah pekerjaan atau gaji kurang? Pegawai yang bersangkutan diam tanpa mengeluarkan suara. Kalau begitu jangan dulu, pekerjaan kamu bagus dan tuntas. Apa yang menjadi dasar kamu mau memundurkan diri? Sanggahnya. Pengajuan surat resign ini bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali, tapi ketika ditanya alasannya kenapa? Jawabanya sama, diam tanpa suara. Di bulan ke enam pemuda yang sederahana dan punya anak yang masih kecil-kecil tersebut kembali mengajukan resign. Sebagai pemimpin, d...

KESERUAN HARI KE-2 RAKER YPI AL-FATTAH KOTA BATU

  Kota Batu- Pada hari Jum'at (11/7/2025) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fattah (YPI-A) melanjutkan rapat kerja (raker) hari ke - 2 tahun pelajaran 2025-2026. Pada hari ke 2 ini pemaparan program diawali oleh bagian sumber daya manusia (SDM), dilanjutkan oleh unit-unit lain. Banyak yang menjadi masukan terkait dengan pengambangan SDM., diantaranya peningkatan mutu dan upgrading. Tanya jawab dan saling sanggah pun tidak terelakkan dari peserta, sehingga suasana tersebut menjadi perhatian khusus dari yayasan. Ustadz Abdullah Warsito, S.Hum menyampaikan bahwa SDM menjadi tolok ukur sukses melahirkan anak didik yang unggul. Dan kedepan menjadi perhatian lebih. Disamping itu Ustadz yang menjabat sebagai ketua YPI Al-Fattah tersebut menegaskan rapat kerja tahunan ini akan terus digalakkan sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluation. Lembaga itu akan jauh dari visi yang dicanangkan manakala kegiatan raker terlupakan dan t...