Langsung ke konten utama

Value Performance Seseorang

 


Oleh : Moh. Homaidi*

Keperibadian seseorang nampak pada penampilannya, mulai gaya bicara, duduk, dan pakaiannya.

Hal ini memberikan value atau nilai tersendiri bagi diri dan tempat, dimana dia berkerja.

Pada saat yang sama, inilah yang menjadi fokus sambutan ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, pada acara Rapat Kordinasi Wilayah (rakorwil) Depdik Jatim, yang dihadiri oleh kepala SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA se-Jawa Timur, di Surabaya pada Sabtu, 25/2/2023. 


Ustadz Drs. Amoen Rowi, M.Pd menyampaikan bahwa, pada dasarnya orang tua tidak melihat manhaj, atau  paham apa yang ada di sekolah? Tapi lebih pada performance Kepala Sekolah, Guru dan Siswa. Dengan ciri seragam yang bagus, rapi, good looking dan kebersihan lingkungan.

Ini menjadi value bagi orang tua dan pertimbangan lanjut tidaknya mendaftar. Disamping bagusnya program yang terangkat, performance ini salah satu tolok ukur kualitas sekolah, tegasnya.

Karakter

Idealnya sekolah adalah tempat menumbuhkan dan merawat karakter lingkungan. Merupakan aib pendidikan jika ada sekolah yang melahirkan peragai kasar dan ananiyah/sombong.

Maka dibutuhkan performance yang gridibel. Lahir dan bathinnya kuat. Para Gurunya aktif sholat lima waktu berjama'ah dan istiqomah qiyamul lail. Dengan sendirinya pengaruh qoulan tsaqila akan tampak. Sikap dan tutur katanya halus.

Kehadirannya ditunggu dan dicari, apa yang disampaikan masuk pada hati, dan mudah terefleksikan dalam kehidupan sehari-hari.

Maka beruntunglah orang yang mudah melaksanakan Qiyamul Lail, karena mereka  orang - orang pilihan, yang tidak banyak dosa.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,”Wahai Abu Sa’id, sesungguhnya aku tidur dalam keadaan sehat. Aku menyukai qiyamul lail dan aku telah menyiapkan air untuk berwudhu, tapi mengapa aku tidak bisa bangun?” Al-Hasan menjawab,” Dosa-dosamu telah membelenggumu.”

Dan beliau rahimahullah berkata,”Sungguh seorang hamba benar-benar telah melakukan suatu dosa sehingga karena dosanya tersebut dia terhalang dari qiyamul lail. ”

Mari kita bangun Value performance ini, melului fisikiyah, dan ruhiyah/ semangat Qiyamul Lail.[]

* Salah satu Pendidik di SD Integral Al-Fattah Fullday School-Kota Batu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...

Mulia Dengan Berbakti Kepada Orang Tua

  Oleh : Moh. Homaidi * Seorang Ustadz yang santun dalam penyampaian nasehat dan senantiasa menyentuh hati. Suatu ketika beliau bercerita kepada jama'ah bahwa dua pekan sebelum ramadhan, ada seorang temannya datang dan bercerita. Bahwa ada salah satu anak buahnya di tingkat pemerintah, ia sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tiba-tiba mengajukan resign. Melihat dan mendengar surat pemunduran diri bawahannya si pemimpin kaget dan panik. Lantas si pemimpin bertanya kenapa mau mundur, apakah ada masalah pekerjaan atau gaji kurang? Pegawai yang bersangkutan diam tanpa mengeluarkan suara. Kalau begitu jangan dulu, pekerjaan kamu bagus dan tuntas. Apa yang menjadi dasar kamu mau memundurkan diri? Sanggahnya. Pengajuan surat resign ini bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali, tapi ketika ditanya alasannya kenapa? Jawabanya sama, diam tanpa suara. Di bulan ke enam pemuda yang sederahana dan punya anak yang masih kecil-kecil tersebut kembali mengajukan resign. Sebagai pemimpin, d...

KESERUAN HARI KE-2 RAKER YPI AL-FATTAH KOTA BATU

  Kota Batu- Pada hari Jum'at (11/7/2025) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fattah (YPI-A) melanjutkan rapat kerja (raker) hari ke - 2 tahun pelajaran 2025-2026. Pada hari ke 2 ini pemaparan program diawali oleh bagian sumber daya manusia (SDM), dilanjutkan oleh unit-unit lain. Banyak yang menjadi masukan terkait dengan pengambangan SDM., diantaranya peningkatan mutu dan upgrading. Tanya jawab dan saling sanggah pun tidak terelakkan dari peserta, sehingga suasana tersebut menjadi perhatian khusus dari yayasan. Ustadz Abdullah Warsito, S.Hum menyampaikan bahwa SDM menjadi tolok ukur sukses melahirkan anak didik yang unggul. Dan kedepan menjadi perhatian lebih. Disamping itu Ustadz yang menjabat sebagai ketua YPI Al-Fattah tersebut menegaskan rapat kerja tahunan ini akan terus digalakkan sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluation. Lembaga itu akan jauh dari visi yang dicanangkan manakala kegiatan raker terlupakan dan t...