Langsung ke konten utama

Kokohkan Pondasi


By.: Moh. Homaidi*

Ibarat pohon rindang, akarnya kokoh menghujam, batangnya menjulang, rantingnya rimbun, dedaunannya rindang. Dan buahnya lebat, manis dan penuh gizi. Hal ini memperindah pemandangan, apalagi terhiasi siulan burung yang menghinggapnya, tambah lengkaplah keindahan rezeki pagi hari.

Angin dahsyat menghantam, hujan lebat mengguyur, dan terik panas menyengat. Pohon tersebut tetap tegak dan kuat, seraya berpesan "betapa kuatnya akar yang menghujam ke bawah?" 

Membuat orang yang melihatnya terpesona, kepingin memiliki walau tidak mungkin. Tapi itulah rasa yang dimilki setiap orang, setidaknya mereka berkeinginan untuk menanamnya.

Begitupula jika kita melihat seseorang, yang beraqidah bagus dan ilmu agamanya kuat, apapun profesinya, dimana dan kapanpun dia berada pasti akan menampilkan yang terbaik.

Dipastikan seseorang itu, siap menerima amanah, bahkan lebih dari satu. Ibarat pohon yang daunya lebat dan rindang. Dedaunannya menghiasi ranting sehingga memberi pesona indah, orang yang melihatnya.

Tentu profesi yang dia bawa terwanai dengan aqidahnya, jujur, santun, dan tentu terangkat wibawanya. Membuat tim worknya maju melesat dan bertanggung jawab atas kinerjannya.

Iqro'

Iqro' adalah perintah pertama dalam penanaman aqidah. Baik dengan cara membaca, merenung, dan menganalisa. Juga merupakan kunci utama dalam penguatan dinul Islam. 

Sebaliknya jika enggan untuk beriqro', maka keruntuhan masa depannya sudah siap di depan mata. 

Masalah silih berganti, dan fitnah berdatangan, sementara solusi belum kunjung datang. Beriqro'lah! Karena didalamnya ada unsur kreatif, aktif, dan solutif.

Bahagia

Orang yang suka beriqro' akan tertanam rasa bahagia. Bahagia yang mengokohkan pondasi aqidah, dia tidak akan sulit terombang ambing dengan keadaan.

Tidak mudah terbawa arus lingkungan, justru memberi warna. Dan mampu memberi solusi di setiap ada masalah menghadang.

Maka, beruntunglah seseorang yang membiasakan beriqro'/membaca buku, karena dia akan mampu menganalisa, baik untuk diri, ataupun lingkungan sekitar. Sehingga mampu menentukan sikap dan langkah untuk kehidupan selanjutnya.[]

*Aktifis Sosial dan Pendidik di SD Integral Al-Fattah Fullday School - Kota Batu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...

Mulia Dengan Berbakti Kepada Orang Tua

  Oleh : Moh. Homaidi * Seorang Ustadz yang santun dalam penyampaian nasehat dan senantiasa menyentuh hati. Suatu ketika beliau bercerita kepada jama'ah bahwa dua pekan sebelum ramadhan, ada seorang temannya datang dan bercerita. Bahwa ada salah satu anak buahnya di tingkat pemerintah, ia sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tiba-tiba mengajukan resign. Melihat dan mendengar surat pemunduran diri bawahannya si pemimpin kaget dan panik. Lantas si pemimpin bertanya kenapa mau mundur, apakah ada masalah pekerjaan atau gaji kurang? Pegawai yang bersangkutan diam tanpa mengeluarkan suara. Kalau begitu jangan dulu, pekerjaan kamu bagus dan tuntas. Apa yang menjadi dasar kamu mau memundurkan diri? Sanggahnya. Pengajuan surat resign ini bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali, tapi ketika ditanya alasannya kenapa? Jawabanya sama, diam tanpa suara. Di bulan ke enam pemuda yang sederahana dan punya anak yang masih kecil-kecil tersebut kembali mengajukan resign. Sebagai pemimpin, d...

KESERUAN HARI KE-2 RAKER YPI AL-FATTAH KOTA BATU

  Kota Batu- Pada hari Jum'at (11/7/2025) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fattah (YPI-A) melanjutkan rapat kerja (raker) hari ke - 2 tahun pelajaran 2025-2026. Pada hari ke 2 ini pemaparan program diawali oleh bagian sumber daya manusia (SDM), dilanjutkan oleh unit-unit lain. Banyak yang menjadi masukan terkait dengan pengambangan SDM., diantaranya peningkatan mutu dan upgrading. Tanya jawab dan saling sanggah pun tidak terelakkan dari peserta, sehingga suasana tersebut menjadi perhatian khusus dari yayasan. Ustadz Abdullah Warsito, S.Hum menyampaikan bahwa SDM menjadi tolok ukur sukses melahirkan anak didik yang unggul. Dan kedepan menjadi perhatian lebih. Disamping itu Ustadz yang menjabat sebagai ketua YPI Al-Fattah tersebut menegaskan rapat kerja tahunan ini akan terus digalakkan sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluation. Lembaga itu akan jauh dari visi yang dicanangkan manakala kegiatan raker terlupakan dan t...