Langsung ke konten utama

Jadilah Pribadi Berharga


By. : Moh. Homaidi*

Terkadang orang lain tidak butuh apa yang kita sampaikan, yang mereka butuhkan pembuktian dan penghargaan.

Jangan kita menuntut lebih orang lain, jikalau diri belum mampu memenuhi apa yang seharusnya terpenuhi.

Wajar saja, jika kita mendapati orang lain bermuka musam, sulit menebar senyum. Bisa jadi ada hal yang pernah kita perbuat sementara diri belum sempat.

Segera intropeksi diri, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Sementara kita adalah makhluk sosial yang notabeni berkolaburatif.

Ubah diri

Dalam kitab Taisir Al Khallaq karangan Hafidh Hasan Al Mas'udi. Dalam sebuah sya'irnya disebutkan :

"Ada tiga perkara yang membuat seseorang tidak berharga. Pertama, tidak menepati janji. Kedua, tidak berbagi harta. Dan yang ketiga, tidak menjaga rahasia hati".

Keterangan tersebut mengingatkan kita bahwa, bagaimana mungkin seseorang akan mendapat penghargaan, semantara dirinya selalu mengingkari janji yang telah di sepakati, bisnis hancur, pekerjaan pun terguyur.

Orang lain juga akan menjauh, jika dirinya punya sifat pelit. Serba perhitungan, seakan gerakannya harus mendatangkan duit. Tidak ada kompetensi sosial sama sekali. 

Enggan berbagi dengan yang membutuhkan, apalagi shodaqoh. Dia memilih menyendiri jika ada kaitannya dengan duit. Padahal Nabi Muhammad SAW bersabda, "Shadaqoh adalah menolak bala'." Ujiian dan siksaan akan terhindar dari dirinya.

Begitu pula, orang yang senang mengumbar aib. Jangankan menghargai sikapnya, orang lain berteman dengan dirinya berfikir seribu kali.

Siapa yang mau? Tentu aibnya akan tersebar. Kalaupun tidak, dia selalu mendengar ghibah, dan fitnah.

Maka bisa dipastikan, orang lain tidak akan menghargai pendapat, masukan, dan nasehatnya.

Segeralah merubah diri, untuk menjauh dari perkara yang akan merusak citra dan harga dirinya. 

Dengan demikian efek positifnya, dengan kita mudah menepati janji, senang berbagi, dan mampu menutup aib orang lain.

Maka tentu, sesorang akan mencontoh sikap dan prilaku yang kita lakukan. Bahkan penghargaan pun akan datang silih berganti.[]

* Aktivis Sosial dan Pendidik



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panen Medali, Siswa/i SD Integral Al-Fattah Ikuti Final Hidayatullah Festival (Hifest) Se Jawa-Bali

  Kota Batu : SD Integral Al-Fattah (SDIA) kembali panen prestasi pada ajang final Hidayatullah Festival (Hifest) Sabtu, (10/1/2026). Tahun ini 44 Siswa/i SD Integral Al-Fattah lolos mengikuti final Hifest se Jawa-Bali di Surabaya. Adapun lomba yang diikuti bervariatif, mulai bidang Matematika, IPA, IPS, PAI, sampai Bahasa (Inggris dan Arab). Dalam rangka mempermudah pengendalian Siswa/i baik ketika diperjalanan maupun di arena perlombaan, maka kegiatan finalis kali ini didampingi oleh enam Guru. 2 Ustadz, dan 4 Ustadzah. Usaha tidak menghianati hasil, alhamdulillah atas izin Allah Siswa/i SDIA panen 25 medali dari 44 finalis, dengan rincian sebagai berikut : bidang Matematika peraih Perunggu , Mauza Hafidz (Kelas 1), Attarayan (Kelas 1), Alfareezi Farzan (Kelas 2), Aqila Zahra (Kelas 5) dan Emas,  Adillia Sinar (Kelas 4). Pada bidang Bahasa Inggris peraih Perunggu , ananda Gavin Arsenia (Kelas 2), Sandra Qirani (Kelas 3), Arfadhia Farhan (Kelas 4), Nadhif Maulana Tsaqif (Kela...

DPD HIDAYATULLAH KOTA BATU, LAKSANAKAN MUSYAWARAH DAERAH KE IV

  Kota Batu: Hidayatullah Kota Batu melaksanakan Musyawarah Daerah Hidayatullah (Musda) ke IV pada Kamis, (8/01/2026). Kegiatan yang bertempat di Joglo Villa W" bapak Wandoyo, sebagai wali murid SD Integral Al-Fattah, dan jama'ah Hidayatullah plus sponsor pada Musda kali ini. "Demi dakwah dan perjuangan Islam saya persilahkan Villa dan Joglonya untuk ditempati". Tuturnya. Kegiatan Musda ke IV kali ini dihadiri Orpen Mushida, Pemhida dan tokoh masyarakat, hadir juga para kepala unit usaha dibawah naungan DPD Hidayatullah diantaranya, YPI Al-Fattah, Ma'had Hidayatullah Kota Batu (Mahaba) dan MI Alam Luqmanul Hakim (Millah). Hadir pula pada kegiatan ini Anggota Murabbi Wilayah Hidayatullah Jawa Timur yang diwikili oleh Ustadz Baihaqi Abdullah Wahib, LC dan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur Ustadz Abdullah Ridho A. Adapun tema yang diangkat pada Musda ke IV kali ini adalah "Meneguhkan Jatidiri, Menumbuhkan Kemandirian & Menebar Kebermanfa'atan...

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...