Langsung ke konten utama

Seni Mengelola Musibah

 


By. : Moh. Homaidi*

Perjalanan mudik, selepas hari raya sudah mulai berakhir. Sebagian besar mereka sudah kembali ke rumah tempat tinggal.

Tentu banyak cerita yang di dapatkan mulai dari keberangkatan, sampai kembali pulang. Tidak sedikit yang mendapatkan musibah, mulai yang ringan sampai yang berat.

Merambatnya hiruk pikuk saat di perjalanan tidak bisa terhindar, baik berupa kemacetan, panas, capek dan sampai kecelakaan. Di berbagai stasiun TV informasi kepadatan arus mudik cukup ramai, dan pemberitaan tersebut akhir-akhir ini berangsur pulih.

Siapa yang menginginkan musibah? Bisa dipastikan nyaris semua orang tidak mau mendapatkan itu! Berbagai cara, dan upaya menghindar dilakukan, nyatanya musibah tetap juga mendekat.

Karena setiap orang tidak akan lepas dengan perkara musibah. Hal ini Allah terangkan dalam Firman-Nya :

"Apakah seseorang mengira ditinggal dengan mengatakan saya beriman, sementara dia tidak diuji ?"

Ayat ini menjelaskan bahwa setiap orang pasti mengalami musibah, dan tidak akan lepas dari jeratannya, baik ringan, ataupun berat.

Seni Mengelola

Perlu ada seni megelola musibah, agar kita mendapat nikmat dari apa yang didapat, bukan malah dosa. Pikiran berat, hati sedih, dan badan pun terasa sakit, di tambah hati belum siap menerima. 

Lalu apa yang dilakukan saat mendapatkan musibah? 

Pertama, fokuslah pada solusi. Cari jalan keluar dari setiap permasalahan yang ada, dengan cara; tenangkan diri, jauhi berandai -andai. Contoh, "seandainya lewat sebelah kanan, pasti lebih aman, tidak akan mengalami kamacetan, dst."

Padahal setiap musibah adalah pelantara Tuhan menghapus dosa seorang hamba, dengan syarat sabar dan tawakkal.

Kedua, sabar. Tenangkan diri terlebih dahulu, dengan tidak menyalahkan keadaan, tidak usah mencari kambing hitam setiap mendapatkan musibah, seakan hati puas, pikiran bebas.

Dengan demikian, apakah ada solusi, semuanya akan kembali normal? Tentu tidak, yang ada di jauhi rekan kerja, saudara, bahkan tetangga.

Ketiga, berdoalah. Nabi mengajarkan ummatnya, saat mendapat musibah, jangan lepas dan berharap kebaikan di dalamnya, seraya berdo'a :

"اللّهمّ اخلف لي خيرا منها"

Artinya : "Yaa Allah, gantilah musibah ini dengan yang lebih baik".

Do'a ini memberi pengertian tetang pentingnya menerima musibah dengan hati tenang dan pikiran yang konstruktif, seraya mengembalikan semua kepada Allah SWT. Tidak lupa mencari solusi dari setiap masalah.

*Aktivis Sosial dan Pendidik



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; Outing Puncak Tema Di Lanud Abd Sholeh Malang

  Batu : Seru banget, ucap salah satu anak peserta puncak tema kelas 1 SD Integral Al-Fattah Fullday School di Lanud Abd Sholeh Malang, sebut saja mas Natan, rabu (13/11/24. Aku sangat senang Ustadz, karena langsung ketemu pesawat tempur. Aku ingin jadi tentara pembela tanah Air Indonesia, aku juga sama Ustadz, diikuti teman-teman yang lain, harap mereka kompak. Setelah dari sekadon teknis (sekatek) Abd Sholeh, mengikuti arahan dan melihat langsung alusista TNI Angkatan Udara. Ananda lanjut ke area taman guna mengikuti kegiatan berikutnya yaitu menulis pengalaman selama kegiatan berlangsung.    Suasana menulis pengalaman "menyenangkan" Selesai ananda mengurai pengalaman serunya di atas kertas putih, mereka lanjut makan siang bersama. Alhamdulillah, acara berlangsung meriah karena didukung langsung para Bunda paguyuban yang luar biasa, bekerja tanpa pamrih, tapi yakinlah bantuan para Bunda akan dipetik oleh Ananda yang sholeh/ah. Ucapan terimakasih dari pihak SD Integral A...

SD Integral Al-Fattah Meraih Penghargaan Dari Diknas Kota Batu 2024

  Kota Batu : Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Batu bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu mengadakan puncak peringatan hari guru nasional ke 53 dan PGRI ke 79 di Hall Singhasari resort, Ahad (22/12/24). Perayaan tersebut dihadiri langsung Plt Wali Kota Batu, dan Ketua PGRI Jawa Timur dan tenaga pendidik (tendik) se-Kota Batu. Hal ini ditegaskan dalam laporan Kepalas Diknas bapak M. Chori, M.Si bahwa jumlah guru yang hadir kurang lebih 5000. Beliau melanjutkan, kegiatan ini di support langsung oleh pak Plt Wali Kota Batu Dr. Aris Agung Paewai. Terbukti kegiatan ini diselenggarakan di Hall Hotel bintang 5, tentu ini penghargaan yang luar biasa bagi semua guru, khususnya di lingkungan Kota Batu, disambut tepuk tangan meriah oleh peserta yang hadir. Pada acara yang cukup khidmat ini berbagai penghargaan diberikan, mulai peserta didik, guru, sampai sekolah yang berprestasi.  Tentu ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi sekolah yang mendapatkannya. Sal...

Puncak Tema SD Integral Al-Fattah; Kelas 2 Dan 3 Ke Mil Kindo Kepanjen Malang

  Batu : Keseruan Siswa SD Integral Al Fattah (SDIA) tampak saat mengikuti kegiatan Puncak Tema, berupa outing class ke Mil Kindo Kepanjen Kabupaten Malang, rabu (13/11/24). Kegiatan diikuti oleh Siswa/i, mulai kelas 2 sampai kelas 3 berjumlah 160-an. Didampingi Ustadz/ah yang bertugas dan support paguyuban yang luar biasa tanpa pamrih. Terlihat keseruan di Mil Kindo karena setiap peserta mendapat Id Card, setelah berbaris dimulai dengan brifing, terus senam bersama dan happy fun. Bukan hanya itu, lanjut keliling ke beberapa destanasi, diantaranya memberi makan Kerbau dan Sapi, serta memerah susunya. Tidak sampai di situ saja, taman satwa seperti Ular, dan Ayam hutan menjadi area yang menyenangkan, karena Siswa langsung berfose dengan Ular. Setelah itu menuju Kandang Domba, banyak jenis yang ada di dalamnya, mulai Etawa samai Mirino. Lanjut ke angsa dan bebek. Penyisiran terakhir ke area pembenihan Ikan, dan syukurnya Siswa/i dapat gratis memancing, tidak hanya itu, Ikan yang terpa...