Langsung ke konten utama

Menemukan Ketenangan


By. : Moh. Homaidi*

Dengan dalih mendapatkan ketenangan, banyak orang yang mencari di mana dia berada. Ada yang mencari di pantai, dan ada pula yang mencari di pegunungan dengan mendaki.

Tidak cukup di situ, ada yang pergi ke club-club malam. Tidak puas sampai membuat club motor atau mobil, melakukan konvoi dan healing. 

Ada juga yang memburu like, dia berharap dengan banyak penggemar ketenangan akan datang. Setelah ada yang  menghujat bingung, sakit hati, hidup tidak tenang. Haters pun bermunculan.

Pertanyaannya, apakah setelah melakukan rentetan itu, hati dan pikiran tenang?. Tentu tidak. Lalu bagaimana agar hati dan pikiran menjadi tenang?.

Berkata al-Imam Syafi'i rahimahullahu ta'ala,

من أحبَّ أن يُنوِّر الله قلبه، فعليه: بالخَلوة، وقِلَّة الأكل، وترك مُخالطة السُفهاء وبُغضِ أهلِ العلمِ الذين ليس معهم إنصافٌ ولا أدَب

"Siapa saja yang ingin agar Allah ﷻ sinari hatinya, maka hendaknya; Pertama, menyendiri. Kedua, Sedikit makan. Ketiga, meninggalkan bergaul dengan orang tidak tahu. Keempat, menjauhi orang-orang yang berilmu namun tidak memiliki sifat adil dan akhlak yang baik.

Berkumpul dengan orang yang hanya mengahamburkan rezeki dan tidak paham akan arti mubadzir, hanya akan mendatangkan dosa. 

Dan hindarilah pergaulan yang mengingkari panggilan ilahi. Karena hati akan mengeras dan sulit menerima nasehat.

Maka bagaimana hati dan pikiran akan tenang, sementara perut kekenyangan, teman-temannya mengajak jauh dari panggilan ilahi. Resah, gelisah, dan goncang pasti di rasakan.

Hati

Yang punya hati itu adalah Allah, dan dialah yang membolak balikkannya. Serta kepadan-Nyalah kita akan kembali. 

Maka sepatutnya kita memenuhi panggilan-Nya kapan dan dimanapun berada, jangan terparuh lingkungan yang kurang sehat.

Carilah teman atau komunitas yang mengahantarkan hati nyaman, dan pikiran tenang.

Karena jiwa yang tenang terdapat hati yang  tentram, dan tenangnya jiwa inilah yang akan di terima oleh Allah dan masuk dalam jannah-Nya.

ياايّتها النّفس المطمئنّة إرجعي إلى ربك راضية مرضيّة           فادخلي في عبادي وادخلي جنّتي

"Wahai jiwa yang tenang, pulanglah kepada Tuhanmu dengan senang hati, maka masuklah hambaku ke dalam surgaku"

Jadikan hati tenang dengan senantiasa mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.[]

*Aktivis Sosial dan Pendidik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panen Medali, Siswa/i SD Integral Al-Fattah Ikuti Final Hidayatullah Festival (Hifest) Se Jawa-Bali

  Kota Batu : SD Integral Al-Fattah (SDIA) kembali panen prestasi pada ajang final Hidayatullah Festival (Hifest) Sabtu, (10/1/2026). Tahun ini 44 Siswa/i SD Integral Al-Fattah lolos mengikuti final Hifest se Jawa-Bali di Surabaya. Adapun lomba yang diikuti bervariatif, mulai bidang Matematika, IPA, IPS, PAI, sampai Bahasa (Inggris dan Arab). Dalam rangka mempermudah pengendalian Siswa/i baik ketika diperjalanan maupun di arena perlombaan, maka kegiatan finalis kali ini didampingi oleh enam Guru. 2 Ustadz, dan 4 Ustadzah. Usaha tidak menghianati hasil, alhamdulillah atas izin Allah Siswa/i SDIA panen 25 medali dari 44 finalis, dengan rincian sebagai berikut : bidang Matematika peraih Perunggu , Mauza Hafidz (Kelas 1), Attarayan (Kelas 1), Alfareezi Farzan (Kelas 2), Aqila Zahra (Kelas 5) dan Emas,  Adillia Sinar (Kelas 4). Pada bidang Bahasa Inggris peraih Perunggu , ananda Gavin Arsenia (Kelas 2), Sandra Qirani (Kelas 3), Arfadhia Farhan (Kelas 4), Nadhif Maulana Tsaqif (Kela...

DPD HIDAYATULLAH KOTA BATU, LAKSANAKAN MUSYAWARAH DAERAH KE IV

  Kota Batu: Hidayatullah Kota Batu melaksanakan Musyawarah Daerah Hidayatullah (Musda) ke IV pada Kamis, (8/01/2026). Kegiatan yang bertempat di Joglo Villa W" bapak Wandoyo, sebagai wali murid SD Integral Al-Fattah, dan jama'ah Hidayatullah plus sponsor pada Musda kali ini. "Demi dakwah dan perjuangan Islam saya persilahkan Villa dan Joglonya untuk ditempati". Tuturnya. Kegiatan Musda ke IV kali ini dihadiri Orpen Mushida, Pemhida dan tokoh masyarakat, hadir juga para kepala unit usaha dibawah naungan DPD Hidayatullah diantaranya, YPI Al-Fattah, Ma'had Hidayatullah Kota Batu (Mahaba) dan MI Alam Luqmanul Hakim (Millah). Hadir pula pada kegiatan ini Anggota Murabbi Wilayah Hidayatullah Jawa Timur yang diwikili oleh Ustadz Baihaqi Abdullah Wahib, LC dan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur Ustadz Abdullah Ridho A. Adapun tema yang diangkat pada Musda ke IV kali ini adalah "Meneguhkan Jatidiri, Menumbuhkan Kemandirian & Menebar Kebermanfa'atan...

Kokoh Pondasi, Raih Prestasi

KOTA BATU – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh putra daerah Kota Batu di bidang keagamaan. Aulya Ul Halim, alumni angkatan pertama SD Integral Al-Fattah Kota Batu, sukses menyelesaikan hafalan Al-Qur'an 30 Juz dalam kurun waktu tiga tahun. Pencapaian luar biasa ini diraihnya saat menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Izzah, Kota Batu. Keberhasilan Auly panggilan akrabnya, menghafal seluruh isi Al-Qur'an dalam waktu yang relatif singkat ini menjadi bukti nyata dari dedikasi yang tinggi, disiplin, serta keteguhan hati dalam menjaga interaksi dengan Kitab Suci. Pihak sekolah asal, SD Integral Al-Fattah (SDIA) Kota Batu, menyatakan rasa bangga dan syukur yang mendalam atas capaian alumni perdana mereka. Salah satu Guru Auly menyebutkan, bahwa ketekunan, keuletan, dan sikap pantang menyerah Ananda bukti nyata keberhasilannya. Tegas Ustadz Homaidi. Bahkan Auly bukan hanya prestasi dibidang Tahfizh, dia juga prestasi dalam bidang Akademik. Yaitu rengking 2 dalam satu angka...