Langsung ke konten utama

Pesantren, Lingkungan Disiplin

 


By. : Moh. Homaidi*

Sebagai bentuk keistiqomahan ibadah sunnah waktu pagi, saya menunaikan sholat dhuha dan baca Al-Qur'an setelah itu cek smartphone, ternyata ada pesan dari wali murid, sesaat disusul wali kelas memberi kabar terkait berita yang serupa.

"Assalamu'alaikum Wr.Wb. Maaf Ustadz, mohon doanya hari ini mas Reza mau berangkat ke Pesantren", bunyi chatnya. Mas Reza ini adalah lulusan pertama SD Integral Al Fattah Fullday School kota Batu. Beberapa bulan yang lalu Ayahnya sudah menyampaikan secara verbal, kalau Ananda rencana akan melanjutkan ke Pondok Pesantren, saya senang mendengarnya, sekaligus mengamini.

Alhamdulillah, puncaknya tadi pagi bundanya menyampaikan keberangkatan Ananda. Saya merasa senang karena secara geografis Pesantren adalah tempat yang strategis untuk menimba ilmu dan tempat membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan jiwa mandiri.

Hal ini mengingatkan saya pada 22 tahun yang lalu, ketika masuk Pasantren. Kurang lebih dua minggu di pesantren jiwa ini  meronta, menunjukkan ketidaksiapan hidup mandiri. Karena bertemu orang baru, serba peraturan, dan harus bertanggung jawab mengurus diri sendiri. Yang semula biasanya makan tinggal ambil, dan ada yang mengingatkan. Tapi saat di pesantren harus masak sendiri, dan mengurus keuangan sendiri.

Disinilah kita diajari disiplin, karena hampir segala aktivitas diatur, mulai dari tidur sampai tidur lagi syarat dengan standar operasional prosedur (SOP). Hal ini membuat santri menjadi pribadi yang bertanggung jawab, dan disiplin

Beruntunglah seseorang yang pernah mengenyam di lingkungan pesantren, bukan hanya ilmu yang didapat, tapi adab, dan kedisiplinan pasti tersemat.

Adab Dan Akhlak

Di saat Negeri ini terhembus darurat akhlak, sebab betapa banyak anak sekolah berani melawan Guru, orang tua terancam atas sikap anaknya karena tidak dapat tambahan uang jajan, serta maraknya geng motor yang mulai mengganggu pengendara lain. 

Bahkan tidak sedikit yang melakukan penjarahan toko atau caffe yang ada di pinggir jalan. Pesantren adalah tempat yang kondusif untuk merubah karakter yang kurang baik menjadi lebih baik.

Pesantren adalah tempat mendulang ilmu dan adab, serta akhlak. Di sana tumbuh subur bagaiman cara menghormati, dan menghargai sesama.

Bahkan di pesantren ada motto yang tidak bisa saya lupakan "Akhlak lebih tinggi nilainya daripada ilmu", seraya berpesan kepada santri, sepandai apapun dirimu jika tidak berakhlak maka tiada guna.

Nabi tegaskan dalam sabdanya : “Aku hanyalah diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia". (HR. Al-Bukhari) 

Hadits tersebut mengambarkan pentingnya berperangai akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Berakhlak kepada orang tua, guru, orang yang lebih tua atau muda. Bahkan kepada seluruh makhluk, terlebih kepada Allah dan Rasul-Nya.

Tujuan utama dalam menuntut ilmu ialah bagaimana menjadi pribadi yang berakhlak, mengerti cara bersikap dan menghormati, serta menghargai.

Bahkan akhlak ini termasuk cermin orang yang beriman, dianggap sempurna iman seseorang ketika mampu mencerminkan akhlak yang baik. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :

Artinya : “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”(HR. Tirmidzi). 

Hal ini sebagai penegasan bahwa orang yang berharga di sisi Allah, dan sempurna keimanannya ialah yang menghiasi dirinya dengan akhlakul karimah. Bukan orang yang kaya,  berpangkat, banyak penggemar dan punya sederet titel.

Pesantren adalah tempat pembinaan disiplin adab dan akhlak, melalui ketulusan Pengasuh dan para Ustadz, ilmu menjadi manfa'at dan berguna untuk kemaslahatan ummat.[]

* Aktivis Sosial Dan Pendidik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; Outing Puncak Tema Di Lanud Abd Sholeh Malang

  Batu : Seru banget, ucap salah satu anak peserta puncak tema kelas 1 SD Integral Al-Fattah Fullday School di Lanud Abd Sholeh Malang, sebut saja mas Natan, rabu (13/11/24. Aku sangat senang Ustadz, karena langsung ketemu pesawat tempur. Aku ingin jadi tentara pembela tanah Air Indonesia, aku juga sama Ustadz, diikuti teman-teman yang lain, harap mereka kompak. Setelah dari sekadon teknis (sekatek) Abd Sholeh, mengikuti arahan dan melihat langsung alusista TNI Angkatan Udara. Ananda lanjut ke area taman guna mengikuti kegiatan berikutnya yaitu menulis pengalaman selama kegiatan berlangsung.    Suasana menulis pengalaman "menyenangkan" Selesai ananda mengurai pengalaman serunya di atas kertas putih, mereka lanjut makan siang bersama. Alhamdulillah, acara berlangsung meriah karena didukung langsung para Bunda paguyuban yang luar biasa, bekerja tanpa pamrih, tapi yakinlah bantuan para Bunda akan dipetik oleh Ananda yang sholeh/ah. Ucapan terimakasih dari pihak SD Integral A...

SD Integral Al-Fattah Meraih Penghargaan Dari Diknas Kota Batu 2024

  Kota Batu : Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Batu bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu mengadakan puncak peringatan hari guru nasional ke 53 dan PGRI ke 79 di Hall Singhasari resort, Ahad (22/12/24). Perayaan tersebut dihadiri langsung Plt Wali Kota Batu, dan Ketua PGRI Jawa Timur dan tenaga pendidik (tendik) se-Kota Batu. Hal ini ditegaskan dalam laporan Kepalas Diknas bapak M. Chori, M.Si bahwa jumlah guru yang hadir kurang lebih 5000. Beliau melanjutkan, kegiatan ini di support langsung oleh pak Plt Wali Kota Batu Dr. Aris Agung Paewai. Terbukti kegiatan ini diselenggarakan di Hall Hotel bintang 5, tentu ini penghargaan yang luar biasa bagi semua guru, khususnya di lingkungan Kota Batu, disambut tepuk tangan meriah oleh peserta yang hadir. Pada acara yang cukup khidmat ini berbagai penghargaan diberikan, mulai peserta didik, guru, sampai sekolah yang berprestasi.  Tentu ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi sekolah yang mendapatkannya. Sal...

Puncak Tema SD Integral Al-Fattah; Kelas 2 Dan 3 Ke Mil Kindo Kepanjen Malang

  Batu : Keseruan Siswa SD Integral Al Fattah (SDIA) tampak saat mengikuti kegiatan Puncak Tema, berupa outing class ke Mil Kindo Kepanjen Kabupaten Malang, rabu (13/11/24). Kegiatan diikuti oleh Siswa/i, mulai kelas 2 sampai kelas 3 berjumlah 160-an. Didampingi Ustadz/ah yang bertugas dan support paguyuban yang luar biasa tanpa pamrih. Terlihat keseruan di Mil Kindo karena setiap peserta mendapat Id Card, setelah berbaris dimulai dengan brifing, terus senam bersama dan happy fun. Bukan hanya itu, lanjut keliling ke beberapa destanasi, diantaranya memberi makan Kerbau dan Sapi, serta memerah susunya. Tidak sampai di situ saja, taman satwa seperti Ular, dan Ayam hutan menjadi area yang menyenangkan, karena Siswa langsung berfose dengan Ular. Setelah itu menuju Kandang Domba, banyak jenis yang ada di dalamnya, mulai Etawa samai Mirino. Lanjut ke angsa dan bebek. Penyisiran terakhir ke area pembenihan Ikan, dan syukurnya Siswa/i dapat gratis memancing, tidak hanya itu, Ikan yang terpa...