Langsung ke konten utama

Agar Tidak Salah Langkah

 


By. : Moh. Homaidi*

Suatu ketika ada seorang suami yang mengizinkan istrinya ke atasannya. Kebetulan si istri bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa.

Tentu butuh banyak pelatihan atau upgrading guna memupuk kemampuan dalam mendapatkan pengetahuan yang memadai.

Tapi pada saat yang sama ada seorang suami yang menuntut agar si istri tidak ikut pelatihan karena bertepatan dengan acara keluarga.

Mendapat pesan singkat tersebut, pimpinan perusahaan kaget, dengan berharap agar istrinya tetap ikut kegiatan, walau tidak sampai seleasi jika memang tenaganya dibutuhkan di rumah.

Tapi tanggapan suaminya meninggi dengan berkata "Urusan keluarga lebih penting, nanti biaya kegiatannya akan ku ganti".

Disini keterampilan menyikapi persoalan dibutuhkan, disatu sisi perusahaan menuntut bekerja secara profesional, tapi di sisi lain tanggung jawab sebagai seorang istri tidak terbantahkan.

Agar sama-sama tidak salah langkah, sehingga mendapatkan keputusan yang merugikan. Maka, sebaiknya bicaralah yang baik, datangi, dan temukan sosuli bersama.

Pendidikan Dan Pendewasaan

Dalam majalah hidayatullah edisi Mei 2023, disitu tercantum tulisan Dr. Adian Husaini. Menjelaskan pentingnya pendidikan dalam menumbuhkan kedewasaan.

Beliau menegaskan bahwa, seseorang harus memulai membuka pandangan hidup (worldview). Dan ia siap bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan.  

Artinya melihat masalah tidak hanya melihat dampak untuk diri tapi untuk orang lain. Sehingga lebih hati-hati dalam bersikap dan bertindak.

Maka tugas pendidikan ialah ada pada krakter, bagaimana cara bersikap dan bertindak?. 

Nabi Muhammad SAW bersabda : "Muliakan anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka". (HR. Ibn Majah).

Terkadang orang yang sudah sekolah tinggi masih terdapat keseleo lidah, apalagi yang memang belum pernah mencicipi. 

Tentu ini bukan mengkerdilkan orang yang belum sekolah, tapi setidaknya sejauh diri mau belajar dan berubah ke arah yang lebih baik, maka itulah pendidikan yang sesungguhnya.

Maka, menjadi pribadi yang dewasa dan berjiwa luhur, produktif dan edukatif sangat mudah dapat.[]

*Aktivis Sosial Dan Pendidik_Kota Batu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...

Mulia Dengan Berbakti Kepada Orang Tua

  Oleh : Moh. Homaidi * Seorang Ustadz yang santun dalam penyampaian nasehat dan senantiasa menyentuh hati. Suatu ketika beliau bercerita kepada jama'ah bahwa dua pekan sebelum ramadhan, ada seorang temannya datang dan bercerita. Bahwa ada salah satu anak buahnya di tingkat pemerintah, ia sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tiba-tiba mengajukan resign. Melihat dan mendengar surat pemunduran diri bawahannya si pemimpin kaget dan panik. Lantas si pemimpin bertanya kenapa mau mundur, apakah ada masalah pekerjaan atau gaji kurang? Pegawai yang bersangkutan diam tanpa mengeluarkan suara. Kalau begitu jangan dulu, pekerjaan kamu bagus dan tuntas. Apa yang menjadi dasar kamu mau memundurkan diri? Sanggahnya. Pengajuan surat resign ini bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali, tapi ketika ditanya alasannya kenapa? Jawabanya sama, diam tanpa suara. Di bulan ke enam pemuda yang sederahana dan punya anak yang masih kecil-kecil tersebut kembali mengajukan resign. Sebagai pemimpin, d...

KESERUAN HARI KE-2 RAKER YPI AL-FATTAH KOTA BATU

  Kota Batu- Pada hari Jum'at (11/7/2025) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fattah (YPI-A) melanjutkan rapat kerja (raker) hari ke - 2 tahun pelajaran 2025-2026. Pada hari ke 2 ini pemaparan program diawali oleh bagian sumber daya manusia (SDM), dilanjutkan oleh unit-unit lain. Banyak yang menjadi masukan terkait dengan pengambangan SDM., diantaranya peningkatan mutu dan upgrading. Tanya jawab dan saling sanggah pun tidak terelakkan dari peserta, sehingga suasana tersebut menjadi perhatian khusus dari yayasan. Ustadz Abdullah Warsito, S.Hum menyampaikan bahwa SDM menjadi tolok ukur sukses melahirkan anak didik yang unggul. Dan kedepan menjadi perhatian lebih. Disamping itu Ustadz yang menjabat sebagai ketua YPI Al-Fattah tersebut menegaskan rapat kerja tahunan ini akan terus digalakkan sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluation. Lembaga itu akan jauh dari visi yang dicanangkan manakala kegiatan raker terlupakan dan t...