Langsung ke konten utama

Ibadah, Bukti Kesyukuran

 


By. : Moh. Homaidi*

Jika dilingkungan kerja, dan bertetangga masih ditemukan keluh kesah saudara seiman, dengan mengatakan “bukankah aku sudah sholat dan berbuat baik, serta sabar, tapi kenapa keadaanku masih mengalami kesulitan, miskin dan jauh dari pekerjaan layak?”

Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan ibadahnya, baik sholat dan sabarnya. Karena kedua ibadah tersebut merupakan landasan seseorang dikatakan sholeh hati dan perbuatannya.

Hanya saja fatal jika ibadah-ibadah tersebut menjadi tolok ukur seseorang menjadi kaya, sehat, dan rezekinya selalu lapang.

Habib Novel Alaydrus mengatakan “Ibadah bukan ukuran kaya atau miskin, bukan ukuran menjadikan seorang sehat atau sakit, tapi rezeki itu kalau orang kenal Allah, itu rezekinya luar biasa.”

Beliau menambahkan, “Seseorang yang beriman dan taat, serta rajin beribadah, maka itulah nikmat yang paling besar dan keistimewaan dari Allah SWT.” 

Maka bersyukulah orang yang memiliki keistimewaan tersebut. Karena hal itu masuk bagian dari ibadah. 

Allah SWT berfirman :

Artinya : "Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Barsyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar".(QS. Al Baqarah : 152)

Pertolongan 

Merasa diri sudah sholat, tapi tidak sabar dengan kedaan, maka perlu dikoreksi kualitas syukurnya.

Padahal perintahnya, jadikan sabar dan sholat jalan untuk bersyukur kepada Allah. Dengan jalan menjadi wadah untuk memohon pertolongan, karena di dalamnya mengandung arti keselamatan.

Sebagaimana  Allah SWT tegaskan dalam Firman-Nya yang berarti : “Dan mintalah kalian pertolongan melalui sabar dan sholat, karena itu adalah perbuatan yang berat bagi orang-orang yang khusu’.” (QS Al Baqoroh: 45)

Tentu hal ini menjadi tolak ukur bahwa hamba yang bersyukur adalah orang yang sabar dengan keadaan dan selalu rajin dalam sholatnya. Dan pertolongan Allah bersemayam di dalamnya.

Yuk kita raih pertolongan Allah lewat kesabaran dan selalu memenuhi panggilan-Nya. Karena merupakan sebuah indikasi seseorang mendapat murka saat dia sibuk padahal Adzan sudah dikumandangkan.

Hentikan aktivitas, segera penuhi panggilan Allah, yakinlah pertolongan dan batuan-Nya akan berpihak kepada kita, aamiin. []

*Aktivis Sosial Dan Pendidik_Kota Batu .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panen Medali, Siswa/i SD Integral Al-Fattah Ikuti Final Hidayatullah Festival (Hifest) Se Jawa-Bali

  Kota Batu : SD Integral Al-Fattah (SDIA) kembali panen prestasi pada ajang final Hidayatullah Festival (Hifest) Sabtu, (10/1/2026). Tahun ini 44 Siswa/i SD Integral Al-Fattah lolos mengikuti final Hifest se Jawa-Bali di Surabaya. Adapun lomba yang diikuti bervariatif, mulai bidang Matematika, IPA, IPS, PAI, sampai Bahasa (Inggris dan Arab). Dalam rangka mempermudah pengendalian Siswa/i baik ketika diperjalanan maupun di arena perlombaan, maka kegiatan finalis kali ini didampingi oleh enam Guru. 2 Ustadz, dan 4 Ustadzah. Usaha tidak menghianati hasil, alhamdulillah atas izin Allah Siswa/i SDIA panen 25 medali dari 44 finalis, dengan rincian sebagai berikut : bidang Matematika peraih Perunggu , Mauza Hafidz (Kelas 1), Attarayan (Kelas 1), Alfareezi Farzan (Kelas 2), Aqila Zahra (Kelas 5) dan Emas,  Adillia Sinar (Kelas 4). Pada bidang Bahasa Inggris peraih Perunggu , ananda Gavin Arsenia (Kelas 2), Sandra Qirani (Kelas 3), Arfadhia Farhan (Kelas 4), Nadhif Maulana Tsaqif (Kela...

DPD HIDAYATULLAH KOTA BATU, LAKSANAKAN MUSYAWARAH DAERAH KE IV

  Kota Batu: Hidayatullah Kota Batu melaksanakan Musyawarah Daerah Hidayatullah (Musda) ke IV pada Kamis, (8/01/2026). Kegiatan yang bertempat di Joglo Villa W" bapak Wandoyo, sebagai wali murid SD Integral Al-Fattah, dan jama'ah Hidayatullah plus sponsor pada Musda kali ini. "Demi dakwah dan perjuangan Islam saya persilahkan Villa dan Joglonya untuk ditempati". Tuturnya. Kegiatan Musda ke IV kali ini dihadiri Orpen Mushida, Pemhida dan tokoh masyarakat, hadir juga para kepala unit usaha dibawah naungan DPD Hidayatullah diantaranya, YPI Al-Fattah, Ma'had Hidayatullah Kota Batu (Mahaba) dan MI Alam Luqmanul Hakim (Millah). Hadir pula pada kegiatan ini Anggota Murabbi Wilayah Hidayatullah Jawa Timur yang diwikili oleh Ustadz Baihaqi Abdullah Wahib, LC dan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur Ustadz Abdullah Ridho A. Adapun tema yang diangkat pada Musda ke IV kali ini adalah "Meneguhkan Jatidiri, Menumbuhkan Kemandirian & Menebar Kebermanfa'atan...

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...