Langsung ke konten utama

Kerja Keras Tanpa Malas, Kerja Cerdas Pasti Tuntas

 


By : Moh. Homaidi*

Bekerja merupakan sunnatullah yang harus dilakukan oleh setiap insan, hanya saja betapa banyak orang yang bekerja tapi masih ada kesan malas-malasan, menunda yang seharusnya diselesaikan. Sehingga penyesalan pasti didapatkan.

Jika ada kesempatan menuntaskan segerakan, karena suksesnya seseorang terlihat pada hasil akhirnya.

SD Integral Al Fattah Kota Batu baru menutaskan kegiatan akhir tahunnya pada Ahad (23/6/2024), dengan kemasan "Haflah Akhirussanah Dan Khotaman".

Masyaa Allah, kegiatan tersebut berlangsung meriah dan megah, sebab hasil kerja keras dan kerja cerdas Dewan Guru yang luar biasa, "pantang menyerah dan tidur sebelum semua tuntas", ungkap Pj seksi acara pada kegiatan tersebut, Ustadzah Siti Eka Nurwahyuni, S.Pd.

Pernyataan tersebut memberikan efek poistif dan motivatif bagi dewan Guru yang hadir, mereka bahu membahu menata dan menyusun setiap materi dan telent yang akan tampil.

Kemeriahan yang spektakuler pun dapat dirasakan, air mata tanpa terasa membasahi pipi. Masyaa Allah alaa kulli hal.

Usaha Memaksimalkan Diri, Memuaskan

Tidak ada makanan yang lebih baik kecuali dari hasil kerja kerasnya, tanpa menipu dan menodai kehormatan.

Nabi Muhammad SAW bersabda :

Artinya: “Tidak ada seseorang yang memakan satu makanan pun yang lebih baik dari makanan hasil usaha tangannya (bekerja) sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Daud as. memakan makanan dari hasil usahanya sendiri.” (HR. Bukhari)

Lalu bagaimana agar pekerjaan cepat tuntas? Ialah dibutuhkan kerja cerdas. Cerdas yang pertama, mampu mengelola waktu. Jika sudah tiba waktu sholat, berhentilah segera penuhi panggilan sang ilahi robbi.

Kedua, hindari perbuatan yang melalaikan. Fokus menyelesaikan tugas yang ada didepan mata.

Ketiga, gunakan pertimbangan antara manfa'at dan mafsadat, jika lebih banyak kebaikannya segera lakukan, begitu juga sebaliknya.

Keempat, bekerja berharap hanya mendapat ridha Allah, karena dibalik setiap kesuksesan pasti ada keterlibatan-Nya.

Allah SWT berfirman yang artinya :

Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah[9]: 105)

Utamakan Allah dalam bekerja, yakinlah keberkahan berupa kesehatan, ketenangan jiwa, dan kenyamanan hati pasti akan diraih, serta ketuntasan pekerjaan pun akan diperoleh.[]

*Aktivis Sosial Dan Pendidik_Kota Batu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Integral Al-Fattah; "Suport Penuh".

  Oleh : Moh. Homaidi * Kota Batu, seperti biasa liburan akhir tahun menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga, tapi beda dengan sebagian siswa/i SD Integral Al-Fattah (SDIA). Pada hari Ahad (21/12/25) mereka harus mewakili sekolah pada ajang "Jember Mathematics Science Competention" (JMSC). Lomba tahunan yang diadakan oleh Al-Furqon Jember ini merupan kompetisi tingkat se Jawa - Bali, pada tingkat final kali ini dihadiri oleh 590 finalis, yang sebelumnya diadakan seleksi diikuti oleh 2000 peserta. Kegiatan final kali ini  bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember. Delegasi SDIA berjumlah 16 Siswa/i berangkat dari Kota Batu menuju tempat acara dengan dua armada, menariknya lima Ustadz/ah ikut mendampingi guna menjaga stabilitas ibadah, adab, dan belajarnya. Hal ini menjadi perhatian lebih oleh salah satu wali murid dari Banyuwani, saat penulis duduk berdampingan sambil lalu menunggu pengumuman. Saling sapa dan menanyakan tentang sekolah, penulis menjelaskan kalau dar...

Mulia Dengan Berbakti Kepada Orang Tua

  Oleh : Moh. Homaidi * Seorang Ustadz yang santun dalam penyampaian nasehat dan senantiasa menyentuh hati. Suatu ketika beliau bercerita kepada jama'ah bahwa dua pekan sebelum ramadhan, ada seorang temannya datang dan bercerita. Bahwa ada salah satu anak buahnya di tingkat pemerintah, ia sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tiba-tiba mengajukan resign. Melihat dan mendengar surat pemunduran diri bawahannya si pemimpin kaget dan panik. Lantas si pemimpin bertanya kenapa mau mundur, apakah ada masalah pekerjaan atau gaji kurang? Pegawai yang bersangkutan diam tanpa mengeluarkan suara. Kalau begitu jangan dulu, pekerjaan kamu bagus dan tuntas. Apa yang menjadi dasar kamu mau memundurkan diri? Sanggahnya. Pengajuan surat resign ini bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali, tapi ketika ditanya alasannya kenapa? Jawabanya sama, diam tanpa suara. Di bulan ke enam pemuda yang sederahana dan punya anak yang masih kecil-kecil tersebut kembali mengajukan resign. Sebagai pemimpin, d...

KESERUAN HARI KE-2 RAKER YPI AL-FATTAH KOTA BATU

  Kota Batu- Pada hari Jum'at (11/7/2025) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fattah (YPI-A) melanjutkan rapat kerja (raker) hari ke - 2 tahun pelajaran 2025-2026. Pada hari ke 2 ini pemaparan program diawali oleh bagian sumber daya manusia (SDM), dilanjutkan oleh unit-unit lain. Banyak yang menjadi masukan terkait dengan pengambangan SDM., diantaranya peningkatan mutu dan upgrading. Tanya jawab dan saling sanggah pun tidak terelakkan dari peserta, sehingga suasana tersebut menjadi perhatian khusus dari yayasan. Ustadz Abdullah Warsito, S.Hum menyampaikan bahwa SDM menjadi tolok ukur sukses melahirkan anak didik yang unggul. Dan kedepan menjadi perhatian lebih. Disamping itu Ustadz yang menjabat sebagai ketua YPI Al-Fattah tersebut menegaskan rapat kerja tahunan ini akan terus digalakkan sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluation. Lembaga itu akan jauh dari visi yang dicanangkan manakala kegiatan raker terlupakan dan t...