Langsung ke konten utama

Tekuni Profesi Dan Tetaplah Berdakwah


Oleh : Moh. Homaidi*

Tema ini menarik dan pas menjadi ulasan kali ini. Karena betapa banyak orang yang berjibaku dengan profesi sehingga lupa tugasnya sebagai seorang khalifah yaitu menebar kabaikan dan rahmah (dakwah).

Berikut pesan Ustadz M. Cholidi Asidil Alam, seorang aktor pada filem ketika cinta bertasbih (KCB).

Mas Azzam panggilan akrabnya saat membintangi KCB., beliau sengaja diundang oleh Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Fattah Kota Batu pada acara parenting dan buka bersama, Sabtu (22/3/2025).

Pemuda asli Jawa Timur tepatnya Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan tersebut, menegaskan didepan audien bahwa pentingnya dakwah lintas profesi. Karena sayogyanya dakwah itu tidak harus dengan lisan tapi juga dengan gerakan (prilaku).

"Saya sebagai aktor di berbagai filem tidak lain dalam rangka dakwah. Saya tidak mau pelukan dan ciuman." Ngakunya. 

Pemuda yang sekarang berprofesi sebagai aktor dan pedakwah tersebut juga menyampaikan bahwa, apa yang menjadi keinginan dalam hal profesi niatkan untuk membahagiakan kedua orang tua. 

"Buatlah mereka menangis karena prestasi baik kita, bukan karena keburukannya," tegasnya. Diikuti pekikan takbir oleh para audien.

                 Penulis foto bersama  Ustadz M. Cholid

Pesan beliau terkahir, sebagai orang tua yang peduli terhadap masa depan anak, ikutilah minat bakatnya sehingga kelak berbuah karya. Tapi sampaikan kepadanya, jangan lupakan dakwah karena Nabi bersabda :

بلّغوا عنّي ولو آية

Artinya : Sampaikanlah dariku walau satu ayat. Tutupnya.

Semoga kita mampu meneladani spirit dakwah yang melekat pada diri mas Azzam atau Ustadz Chalidi, amin.[] 

* Aktivis dan Pendidik_Kota Batu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keseruan Kelas VI Angkatan 3 SD Integral Al-Fattah Go To Surabaya

  Batu : Merupakan momen tahunan yang ditunggu siswa/i kelas VI SD Integral Al-Fattah (SDIA) Kota Batu, yaitu study tour.  Rasa yang ditunggu siswa/i SDIA terbayar sudah. Karena kegiatan tersebut terlaksana pada Selasa (7/1/25).  Adapun peserta dari siswa/i SDIA kelas VI berjumlah 63 dan Ustadz/ah pendamping 15 orang cukup memenuhi dua bus, dari Batu menuju kota pahlawan Surabaya. Kenapa Surabaya menjadi jujukan study tour? Pertanyaan ini muncul, karena dua angkatan sebelumnya go to Jogja.  Surabaya merupakan Ibu Kota Provensi Jawa Timur, didalamnya terdapat wahana Kebun Binatang Surabaya (KBS), wisata  bahari, dan history (monumen kapal selam dan tugu pahlawan) tegas Bunda Issanu. Disamping itu lanjut ketua paguyuban kelas VI tersebut, bukan hanya itu anak-anak juga diajak bersenang-senang ke Trans Snow World (TSW), dan terkahir berlabuh ke Masjid Al -Akbar. Masjid terbesar se Jawa Timur tersebut juga sarat estetika timur tengah, tutupnya. Moment tersebut disem...

Mulia Dengan Berbakti Kepada Orang Tua

  Oleh : Moh. Homaidi * Seorang Ustadz yang santun dalam penyampaian nasehat dan senantiasa menyentuh hati. Suatu ketika beliau bercerita kepada jama'ah bahwa dua pekan sebelum ramadhan, ada seorang temannya datang dan bercerita. Bahwa ada salah satu anak buahnya di tingkat pemerintah, ia sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tiba-tiba mengajukan resign. Melihat dan mendengar surat pemunduran diri bawahannya si pemimpin kaget dan panik. Lantas si pemimpin bertanya kenapa mau mundur, apakah ada masalah pekerjaan atau gaji kurang? Pegawai yang bersangkutan diam tanpa mengeluarkan suara. Kalau begitu jangan dulu, pekerjaan kamu bagus dan tuntas. Apa yang menjadi dasar kamu mau memundurkan diri? Sanggahnya. Pengajuan surat resign ini bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali, tapi ketika ditanya alasannya kenapa? Jawabanya sama, diam tanpa suara. Di bulan ke enam pemuda yang sederahana dan punya anak yang masih kecil-kecil tersebut kembali mengajukan resign. Sebagai pemimpin, d...

Isro' Mi'roj ; Sarana Kemuliaan

  Oleh. : Moh. Homaidi * Setiap tanggal 27 Rajab umat Islam diingatkan dengan peristiwa penting Isro' Mi'roj. Pristiwa yang mengangkat derajat seseorang untuk lebih baik dan bijak. Sebagaimana yang sudah dikenal tentang Isro' Miroj, di mana saat itu Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan waktu malam dari Kota Makkah menuju Masjid Aqso Palestina, setelah itu naik ke langit 1 sampai ke 7 menggunakan kendaraan Burok, dan ke Sidrotul Muntaha. Hal yang menarik pada perkara Isro' Mi'roj ini adalah pentingnya sholat, dan menjadi momen diwajibkan melaksanakannya. Kemuliaan Allah SWT merupakan dzat yang agung dan maha tinggi. Salah satu bentuk keagungan-Nya, ketika ia memanggil Nabi Muhammad SAW ke Sidrotul Muntaha karena perkara yang mulia, yaitu sholat. Ketika perintah sholat turun  berjumlah 50 waktu, Nabi yang mulia menerima dengan seksama. Hanya saja ketika turun ke langit ke 6 beliau bertemu dengan  Nabi Musa AS., beliau mendapat saran agar bernegosiasi dengan Allah SW...