Batu — Suasana alam Pagupon Camp, kawasan Coban Talun, Kota Batu, tampak lebih semarak. Puluhan siswa SD Integral Al-Fattah (SDIA) Kota Batu mengikuti kegiatan Perkemahan Selasa-Rabu (Persera) yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (15-16/26).
Kegiatan yang diikuti siswa kelas 4 dan 5 tersebut menjadi salah satu program kesiswaan SDIA dalam memberikan pengalaman belajar di luar kelas. Tidak sekadar berkemah, Persera dirancang sebagai ruang pembelajaran untuk menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, sekaligus memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik.
Dihadiri Jajaran Pengurus YPI Al-Fattah
Pembukaan Persera berlangsung khidmat dengan hadirnya jajaran Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Fattah Kota Batu sebagai tamu kehormatan sekaligus supporting system bagi kegiatan sekolah.
Suasana pembukaan semakin hangat dengan prosesi potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur dan simbol dukungan yayasan terhadap program pendidikan di SDIA. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Dewan Pendidikan Dasar (Dikdas) dan jajaran pengurus yayasan oleh perwakilan sekolah.
Mewakili Ketua YPI Al-Fattah, Ustadz Hamid menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tim SDIA yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada jajaran guru SDIA yang telah berjibaku untuk mensukseskan acara perkemahan ini. Kegiatan seperti ini tidak mudah, dibutuhkan kerja tim dan kesolidan komunikatif,” ungkapnya.
Sebagai Sekretaris YPI Al-Fattah, beliau juga menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan untuk terus digalakkan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kegiatan pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, khususnya dalam menumbuhkan sikap mandiri dan disiplin, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritualitas.
“Semoga SDIA terus berkembang dan semakin dikenal melalui prestasi serta dedikasinya,” harapnya.
Kepala Sekolah: Persera Berjalan Sesuai Rencana
Sementara itu, Kepala SD Integral Al-Fattah, Ustadz Muh. Nur Imam, mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya melihat kegiatan Persera dapat terlaksana dengan lancar.
Di sela-sela kesibukannya mendampingi kegiatan, ia menyampaikan apresiasi kepada tim kesiswaan dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan Persera.
“Saya merasa bangga dan bahagia karena kegiatan kesiswaan berupa Perkemahan Selasa-Rabu (Persera) dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim kesiswaan yang telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada tim Kesiswaan yang telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga kegiatan serupa dan berbagai program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan lancar tanpa suatu halangan apa pun,” pungkasnya.
Persera SDIA diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan menyenangkan bagi para peserta, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang membentuk anak-anak menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, kompak, dan berkarakter Qur’ani.
Di tengah suasana alam yang sejuk, kebersamaan dan pembelajaran pun berlangsung. Karena sejatinya, pendidikan tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas; terkadang, alam menjadi guru terbaik untuk mengajarkan arti perjuangan, kemandirian, dan kebersamaan.[]/Humed*
*Dewan Pers Al-Fattah



Komentar
Posting Komentar